Portal Karya Nyata Merah Putih Portal Karya Nyata Merah Putih  

 

Top 10 Artikel

Indonesia perlu belajar tentang pengembangan industri energi ke Amerika Tengah dan Selatan (2680)
Update 100 start-up companies - Pembeli Jarak pagar semakin banyak (2005)
Ingin berbisnis di Industri ICT - Ride the Wimax revolution (1977)
Minyak bumi US $ 117 per barrel - mungkinkah solusinya sumur tua ? (1963)
1 (satu) set perhiasan Mutiara dari Lombok hanya Rp 100.000 - kenapa murah sekali & apa yang bisa dilakukan ? (1737)
Kisah Kehidupan Triharyo (Hengki) (1691)
Kisah Andreas Japar menolong para pasien gagal ginjal yang tidak mampu cuci darah (1661)
Mempelajari kembali terjadinya kabinet 100 menteri, 45 tahun yang silam (1635)
Wawancara Hengki di Koran Republika (1339)
Tanggapan atas Industri panas bumi (direct use) (1325)

top 10 Download

Presentasi Pengolahan Sampah (41606)
Buku petunjuk SRI (26386)
Laporan kecelakaan kereta api (15454)
Kisah kehidupan Triharyo (332kb) (13977)
Presentasi air bersih & air limbah (12714)
Presentasi Industri Panas Bumi (langsung) (11523)
Mencari Jawaban tentang keislaman (1.3Mb) (11498)
Presentasi Padi SRI (10297)
Presentasi Industri Jarak Pagar (7930)
Presentasi Microalgae jadi Biodiesel (6099)
List Lengkap

Kategori Berita

Makro (53)
Migas (53)
ICT (48)
Pendidikan (33)
Iptek & Kesehatan (28)
Profil (25)
Agro & Biofuel (24)
Politik (22)
Update 100 start up companies (22)
Korporasi (20)
Listrik (11)
Seni (11)
Strategis (10)
Panas Bumi (8)
Tambang (5)
in-memoriam (3)

5 Komentar Terakhir

Tanya Perihal CEO Garuda Food Hardianto Atmadja
Rabu, 05 April 17
Posted by:

heri lingga
Bolehkah saya tanya ke Pak Triharyo, apa yang membuat nama CEO Garuda Food Hardianto Atmadja, bisa muncul sebagai CEO yang terbilang sukses karena melakukan beberapa rekomendasi yang disuguhkan rekan Bpk. Yang saya tanya, komentar Bpk. Pada item atua butir mana saja yang dilakukan Garuda Food dibawah Pak Hardianto Atmadja yang terbilang menonjol dan membawa perusahaan bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang dan menjadi jagoan di satu produk. Terimakasih. Wass. Heri Lingga ----------- - Journalis Warta Ekonomi

Cari pembeli jarak kepiar
Minggu, 02 April 17
Posted by:

Samsia
salam... saya samsia, di kampung saya mencari siapa saja yang mau bermitra untuk membeli biji jarak kepyar didaerah saya . saya bisa sumplai tiap bulan. ketertarikan dengan jarak tersebut yaitu potensi tumbuhnya sangat baik ditempat saya dan saya semakin yakin setelah melihat pangsa pasarnya. tingkat kemerataan tumbuh jarak kepyar ditempat saya kurang lebih 75 % (yang tumbuh alami di sepanjang tanah tempat tingal kami) bagi kawan-kawan atau pengusaha yang berminat bisa hubungi saya di 085240079984 Daera h Sulawesi tenggara Butuh yang serius

kerenn nihhh... manfaatkan energi lain
Selasa, 10 Januari 17
Posted by:

jakarta
ayo hemat listri untuk kehidupan dimasa depan... jangan boros2.. ya... keren omm http://www.arah.co m

Penjelasan Yang Gampang Di Cerna
Minggu, 10 Juli 16
Posted by:

abi zamahsyari
Dengan bahasa yang gamblang dan mudah di cerna, pada intinya rupiah yang di pakai untuk transaksi, semoga pihak jepang tidak mengambil angka keamanan rupaihnya tinggi sehingga, tetap kompetitif dan efisieen. Dan juga kontrak ini berada pada level saling membutuhkan dan bermanfaat, jangan karena poltik, sehingga ekonomi nomer dua. aamiin, salam

Semoga membawa berkah
Sabtu, 18 Juni 16
Posted by:

Ricky Soewito
Semoga usaha yang dilakukan ini akan memberi berkah. Kepada Andreas dan tim kerjanya. Serta memberi berkah untuk para pasien yang mendapat pelayanannya.. Bravo Andreas....maju terus..

List Lengkap

Statistik Situs

Visitors 2472661 Users
Hits 4412649 hits
Month 1902 Users
Last-24hr 340 Users
Online 1 User(s)

Web Link

teguh santosa
[07-Feb-2010 - 6653 hits]
Informasi Pertanian Organik
[10-Jan-2010 - 6112 hits]
Mobil Nasional Fin Komodo Offroad
[30-Nov-2009 - 5659 hits]
Planethijau
[05-Nov-2009 - 5608 hits]
ANGKATAN 1980 ITB
[06-Aug-2009 - 4986 hits]
Pertanian Padi SRI Organik
[31-Mar-2009 - 4626 hits]
Dunia Fisika
[03-Mar-2009 - 4111 hits]
Fabricator & Engineering Services
[27-Jan-2009 - 2031 hits]
Wisata Dunia
[25-Nov-2008 - 2242 hits]
Restomesin
[06-Aug-2008 - 1046 hits]
Tampilkan situs Anda di sini...
» Tambah link baru
» List Lengkap
 

Kenapa BUMN merugi & bangkrut - Sharing Pidato saya saat pengunduran diri pada RUPSLB

Minggu, 16 Mei 10 - oleh : Triharyo Soesilo | 2 komentar |   9366 hits

Untitled document

Foto dengan para Pemegang SahamPada hari Rabu 12 Mei, 2010, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) telah menyetujui pengunduran diri saya sebagai Direktur Utama PT Rekayasa Industri. Saya kebetulan diberi kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan. Berikut ini saya “share” pidato saya pada acara tersebut dengan doa mudah-mudahan ada manfaatnya bagi rekan-rekan yang ingin membacanya.

Ass wr wb

Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji syukur Alhamdulilah kepada Allah SWT, karena pagi hari ini kita diberikan nikmat kesehatan olehNya untuk bisa menghadiri sebuah acara yang sangat luar biasa ini.

Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas persetujuan bapak-bapak pemegang saham atas pengunduran diri saya. Dalam kesempatan yang sangat indah ini, izinkanlah saya menyampaikan “sharing” saya tentang penugasan yang telah diamanahkan oleh bapak-bapak pemegang saham kepada saya, untuk ikut mengelola PT Rekayasa Industri selama hampir 5,5 tahun sebagai Dirut dan hampir 10 tahun sebagai Direksi.

Sebut saja, ini adalah thesis saya.

Diantara banyak BUMN yang mengalami kesulitan, kerugian dan bahkan kebangkrutan, kita semua patut bersyukur bahwa PT Rekayasa Industri justru dalam 5 tahun terakhir ini, bisa tumbuh pendapatannnya 6x lipat dari Rp 500 milyard per tahun ke Rp 3 triliun per tahun, asetnya-pun bisa meningkat 2x lipat menjadi sekitar Rp 1,7 Trilliun. Dimana pencapaian tersebut diperoleh dengan jumlah karyawan yang justru menurun jumlahnya dari 1200 ke 1000 orang.

Setelah saya pelajari secara seksama, ternyata ada 3 (tiga) alasan kenapa BUMN-BUMN di Indonesia, mengalami kemunduran dan bahkan kebangkrutan. Alhamdulilah ketiga alasan tersebut dapat diatasi secara bersama-sama dan berkat kerja keras seluruh jajaran PT Rekayasa Industri baik Dewan komisarisnya, Dewan Direksinya maupun seluruh karyawannya. Inilah rahasia-rahasianya dan juga kiat-kiat kami. Mudah-mudahan dari “sharing” ini bisa dipetik sari pengalamannya oleh BUMN-BUMN ataupun perusahaan-perusahaan lainnya di Indonesia.

Alasan pertama banyak BUMN bangkrut adalah karena hilangnya atau habisnya bahan baku. Contoh-contohnya antara lain PT Asean Aceh Fertilizer, PT Iglas, PT Soda Waru, PT Kertas Kraft Aceh, PT Sandang, PT Basuki rachmat dan sangat banyak lagi. Cukup lama saya memikirkan tentang apa sebenarnya bahan baku PT Rekayasa Industri. Karena mengerti tentang ketergantungan bahan baku dan juga mengupayakan ketersediannya, merupakan kunci bagi kesuksesan sebuah perseroan. Ternyata setelah saya renung-renungkan, bahan baku sebuah perusahaan Engineering, Procurement, Construction (EPC) seperti PT Rekayasa Industri ini adalah “experience list”  atau pengalaman proyek sejenis. Tanpa experience list, kita tidak mungkin bisa lulus prakualifikasi untuk ikut tender.

Jadi salah satu rahasia kami adalah ”Partnership management”. Bagaimana kami bisa memperoleh partner atau mitra paling kompetitif, yang memiliki experience list, sehingga kami bisa ikut tender, adalah salah satu kunci dari perusahaan ini. Kami menganggap hubungan dengan partner, adalah bagaikan hubungan suami dan istri, saling jujur, saling terbuka, saling mengetahui peran masing-masing, saling mengerti kelemahan serta kekuatan masing-masing dan tentunya dengan mengandalkan cinta kasih. Sifat-sifat setia dan loyal, tidak mudah selingkuh dan tidak mudah berganti-ganti pasangan adalah sifat-sifat yang kami kembangkan dengan partner kami.

Bapak-bapak para wakil pemegang saham, kami laporkan dengan kiat-kiat tersebut, saat ini bila ada proyek baru di Indonesia, kami justru sulit menolak-nolak partner yang ingin bermitra dengan kami. Karena hampir semua perusahaan-perusahaan asing tersebut, pilihan pertamanya adalah ingin bermitra dengan kami.

Alasan kedua kenapa banyak BUMN mengalami kesulitan, merugi dan bahkan bangkrut, karena mereka tidak bisa mengubah dirinya dari bisnis yang sebenarnya “diberi oleh pemerintah”, ke bisnis yang berdasarkan persaingan bebas. Banyak BUMN-BUMN yang seperti ini, contohnya PT Peruri, PT Balai Pustaka, PT Inhutani, PT Sang Hyang seri, PT Inhutani, PT Pertani, PT Pos Indonesia, PT Koja Bahari, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL dll.

Bapak-bapak para wakil pemegang saham, rahasia kedua kenapa kami dapat tumbuh berlipat-lipat selama beberapa tahun terakhir ini adalah dengan cara meniru kiat PT Telkom. Kami tidak merasa malu untuk mengatakannya, karena kami rasa meniru dari contoh yang baik adalah wajib hukumnya. PT Telkom adalah sebuah BUMN yang mampu mengubah dirinya, dari perusahaan yang tadinya sangat tergantung pada bisnis telpon fixed line, kemudian bertransformasi ke bisnis seluler. Dengan kiat-kiat “customer centric organization” dan melalui pembentukan organisasi cluster yang terdiri dari business management, program management,  dan technology management. Dengan menerapkan berbagai kiat yang dilakukan PT Telkom, PT Rekayasa Industri akhirnya bisa melepaskan diri dari ketergantungan proyek pupuk yang notabene di masa lampau adalah ”pemberian oleh pemerintah”. Kami berpindah ke bisnis yang lebih berdasarkan pemenangan proyek-proyek, melalui persaingan terbuka. Kami memasuki dan akhirnya mendominasi bisnis panas bumi, bisnis kilang minyak, bisnis gas, dan saat ini memulai bisnis pengolahan bahan tambang dan juga bisnis lepas laut (offshore). Client-client kamipun sudah tidak hanya di Indonesia namun sudah melebar ke mancanegara, seperti ke Brunei dan Australia.

Alasan ketiga banyak BUMN yang merugi dan bahkan bangkrut adalah karena mereka tidak mengembangkan sumber daya manusianya dengan berdasarkan basis kompetensi atau di kami, lebih dikenal dengan istilah ”Remunerasi berdasarkan Merit” dan juga berdasarkan rekam jejak atau track record”.

Bapak-bapak para wakil pemegang saham, banyak BUMN yang berkali-kali mencanangkan dalam vision statementnya, ingin ”menjadi perusahaan kelas dunia”. Namun setelah saya pelajari secara rinci, umumnya mereka banyak yang mengalami kegagalan. Salah satu alasan kenapa mereka gagal adalah, karena perusahaan-perusahaan tersebut ternyata tidak bisa menaikan gaji karyawannya ke standard gaji kelas dunia. Tanpa peningkatan gaji karyawan ke standard perusahaan kelas dunia, tidak mungkin perusahaan tersebut akan menjadi perusahaan kelas dunia. Kami laporkan bahwa karyawan PT Rekayasa Industri, saat ini telah ditingkatkan gajinya dan pendapatannya selama 5 tahun terakhir sebanyak hampir 3x lipat. Andaikan saja  di tahun 2009 tidak terjadi krisis, mungkin gaji karyawan kami bisa naik 4x lipat sejak tahun 2005. Saat ini kami memang baru bisa menyaingi pendapatan karyawan perusahaan minyak asing yang berada di Indonesia.

Salah satu rahasia kunci kami dalam bagaimana meningkatkan gaji ini, adalah peningkatan paket remunerasi yang dilakukan dan diupayakan se-tepat-tepatnya. Peningkatan remunerasi ini terus menerus kami upayakan untuk diberikan kepada mereka-mereka yang justru memang betul-betul berprestasi. Inilah rahasianya. Untuk melakukan ini, banyak sekali kiat-kiat yang telah dilakukan oleh seluruh jajaran PT Rekayasa Industri, seperti menyusun penentuan tingkatan gaji berdasarkan kuantitatif bukan kualitatif, sistem tingkatan gaji yang berdasarkan penilaian karya maupun merit (rekam jejak), bonus sistem yang berdasarkan kinerja kelompok, sistem insentif pencapaian target (milestone), sistem insentif berdasarkan penghematan yang berdasarkan kinerja proyek dlsb.

Demikianlah beberapa kiat-kiat kunci yang telah dikembangkan dan dilakukan oleh jajaran PT Rekayasa Industri selama 5,5 tahun terakhir. Namun diantara berbagai kiat-kiat yang telah dilakukan ini, izinkanlah saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, karena ada juga beberapa upaya-upaya yang belum berhasil kami capai. Secara spesifik ada 3(tiga) hal yang belum bisa kami lakukan selama masa bakti kami.

Salah satunya adalah bahwa kami belum berhasil untuk menjadikan perusahaan ini menjadi sebuah perusahaan publik. Saya sangat yakin seyakin-yakinnya bahwa BUMN yang menjadi perusahaan publik akan tumbuh besar dan berkembang. Lihatlah PT Semen Gresik, PT Telkom, PT Aneka Tambang, PT PGN, PT Bank Mandiri, PT BNI dan banyak lagi. Sayang sekali sewaktu kami sedang gigih-gigihnya ingin Initial Public Offering (IPO), kondisi perekonomian dunia tiba-tiba memburuk dengan sangat pesat, sehingga kami kehilangan momentum. Persiapan-persiapan yang telah dilakukan di tahun 2008, Insya Allah sangat mudah diaktifkan kembali, bila kondisi pasar bisnis EPC sudah semakin membaik.

Hal kedua yang belum bisa kami lakukan selama 5(lima) tahun terakhir ini adalah melakukan investasi yang baik, sehingga perseroan belum bisa memperoleh pendapatan tetap (fixed income) yang rutin. Pengembangan investasi ini, perlu kami upayakan mengingat bisnis EPC yang naik turun, sedangkan keperluan untuk me-”retain” (menjaga dan mempetahankan) karyawan yang baik-baik sifatnya tetap pengeluaran biayanya. Namun kami laporkan bahwa fondasi-fondasinya sudah ada.

Hal terakhir, yang belum bisa kami lakukan selama 5 (lima) tahun terakhir ini dan merupakan penyakit mendasar di hampir semua BUMN, adalah merubah karyawan PT Rekayasa Industri menjadi economic animals untuk perusahaan. Kami belum bisa menemukan kiat-kiat yang tepat dimana karyawan perusahaan ini, selain menjadi umat beragama yang berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, dan juga insan masyarakat yang santun dan berbudaya, namun bisa berusaha sekeras-kerasnya dalam mencari keuntungan yang luar biasa besarnya bagi perusahaan. Saya kira pertumbuhan net profit perseroan selama tahun-tahun terakhir, yang masih kurang menggembirakan, mencerminkan hal ini.

Demikian kesan dan pesan kami untuk hal-hal yang mungkin perlu untuk diteruskan dan tentunya diperbaiki oleh pengelola PT Rekayasa Industri di masa-masa mendatang.

Sebelum saya menutup, saya ingin sedikit menyampaikan bahwa Pemerintah telah memberikan amanah kepada saya menjadi salah satu dari 7 (tujuh) dewan komisaris PT Pertamina (persero). Menurut bapak Menteri ESDM, Presiden telah memilih dengan teliti dan sangat seksama, dari banyak sekali kandidat. Pilihan 7 (tujuh) orang tersebut jatuh pada seorang mantan menteri BUMN yang mengerti tentang korporasi dan bisnis migas, 2 (dua) orang mantan Sekjen ESDM yang sangat mengerti tentang kebijakan Migas, 2 (dua) orang Dirjen aktif yang terkait ke Pertamina yaitu Dirjen Anggaran dan Dirjen ESDM, seorang Jendral militer dan seorang insinyur praktisi.

Sebagai keluarga besar PT Pupuk Sriwidjaja, dan tentunya keluarga besar BUMN, rasanya kita patut bersyukur bahwa Presiden memilih satu-satunya praktisi sebagai dewan komisaris Pertamina, dari PT Rekayasa Industri dan juga dari anggota keluarga besar Pupuk. Presiden tidak memilih kandidat dari dalam Pertamina. Presiden tidak memilih dari perusahaan swasta. Presiden-pun tidak memilih kandidat dari perusahaan minyak asing. Ini tentunya sebuah penghargaan dan apresiasi Presiden, bukan kepada saya, tetapi kepada prestasi seluruh jajaran PT Rekayasa Industri, yang selama ini banyak sekali membangun kilang-kilang dan karya-karya  bagi PT Pertamina maupun bagi bangsa ini. Setahu saya, inilah juga untuk pertama kalinya, seorang wakil dari keluarga besar Pupuk, ditugaskan menjadi komisaris di PT Pertamina. Tentunya saya sangat yakin, Presiden mempertimbangkan dengan cermat, bahwa penugasan ini terkait dengan upaya-upaya pengaliran gas alam milik Pertamina kepada industri Pupuk. Harapannya, salah satu permasalahan utama bangsa ini, yaitu pasokan pupuk, dapat terpenuhi.

Akhir kata, izinkanlah saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak para pemegang saham atas bimbingannya, pengarahannya, kerja samanya dan cinta kasihnya selama ini. Tidak lain kami juga mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan-kesalahan yang mungkin telah kami lakukan. Kami mendoakan semoga bapak-bapak para wakil pemegang saham terus menerus mendapatkan berkah yang melimpah dari Allah SWT. Amien

Tentunya sebelum menutup kesan dan pesan ini, kami sangat memohon kepada bapak para pemegang saham untuk memilih team management yang rekam jejaknya sangat baik, dan juga mampu diterima oleh seluruh stakeholders dengan baik. Saya ingin mengingatkan bahwa bisnis perusahaan ini adalah bisnis berlandaskan kepercayaan.

Lebih kurangnya mohon maaf.

Wabil taufiq wal hidayah

Wass wr wb

kirim ke teman | versi cetak

Berita Korporasi Lainnya

Bisnis apa yang harga sahamnya saat ini justru naik & kenalkah anda dengan Adrian Zecha ?
Strategi Glokalisasi terbalik pemenang ASEAN innovation award 2009 - Ibu Martha Tilaar
Ketupat lebaran - Apa kata para Futurolog tentang masa depan kita
Membangun kapal Nabi Nuh - strategi bisnis di tahun 2009
Kiat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui PDAU

Komentar Pengunjung

1. Oportunity
Kamis, 20 Mei 10 - oleh : daryadi
mungkin perlu diperhatikan lagi supaya Berhasil
1.Ketersedian Bahan Baku
2.Awasi, Tiru, Modifikasi dari yg terbaik
3.SDM yg berdasar kompetensi, loyalitas Track Record

2. fixed Income
Jumat, 23 Desember 11 - oleh : beny suharsono
Pengalaman pak Hengky untuk mendapatkan fixed income yang belum sempat terlaksana, dikarenakan ego sebagai engineer masih terlalu kuat. rasanya konsep tsb pernah saya sampaikan 10 tahun lalu semasih dipimpin oleh pak Hari Gumuruh. masih inget pernyataan beliau apakah Rekind akan bergeser menjadi perusahaan keuangan, sehingga meninggalkan core competence. Padahal tidak, lihat PT PP dan beberapa BUMN karya yang telah sukses mengimplementasikan konsep core competence dibarengi dengan konsep keuangan melalui service output berupa penyediaan financial package disetiap layanan jasa yang diberikan. Sukses di tempat baru
pak Ali sebagai penerus siap menjalankan konsep tsb?

Kirimkan Komentar Anda:
Nama Anda* :
Email Anda* :
Judul Komentar* :
Isi Komentar* :
Security Code : Security Code
Type Code* :


 

Berita Menarik

Kamis, 26 Januari 17
Tahukah anda tentang DUC - salah satu parameter harga minyak bumi dunia ?

Rabu, 16 Nopember 16
Mengenang salah satu bapak energi Indonesia, disaat usianya 60 tahun

Rabu, 16 Nopember 16
Tahukah anda bahwa harga listrik dunia menurun semakin drastis ?

Senin, 24 Oktober 16
Tahukah anda dengan OTG ? - cukup dengan Rp 270.000 bisa ubah handphone menjadi laptop

Senin, 11 Juli 16
Perkembangan terakhir kegiatan mulia rekan Andreas Japar

Sabtu, 25 Juni 16
Rupiah untuk pertama kali digunakan untuk perjanjian jual-beli listrik

Selasa, 14 Juni 16
Tahukah anda apa itu NFC - cara agar tidak mengantri panjang di pintu gerbang toll ?

Minggu, 05 Juni 16
Menjadi seorang Insinyur

Minggu, 05 Juni 16
Tahukah anda mengenai MiFi dan penghematan alat ini ?

Rabu, 10 Februari 16
Pendapatan film Indonesia, sudah mulai melewati pemasukan film Holywood disini

Minggu, 24 Januari 16
Perpanjang nafas tabungan anda, bila terkena PHK

Minggu, 24 Januari 16
Tahukah anda apa karya Agus Rahardjo - Ketua KPK, selama ini ?

Minggu, 24 Januari 16
Tahukah anda bahwa Indonesia mengalami surplus US $ 7,5 milyar di 2015 ?

Sabtu, 09 Januari 16
Tahukah kenapa terjadi kepanikan di dunia, dalam beberapa hari ini ?

Minggu, 03 Januari 16
Tahukah anda 2(dua) sendok garam bisa memberikan penerangan ruangan selama 6(enam) bulan ?

Minggu, 03 Januari 16
Tahukah anda tentang "G-Zero", dunia yang akan kita masuki di tahun 2016 ?

Jumat, 01 Januari 16
Tahukah anda caranya berkeliling dunia dengan menyupir kendaraan sendiri ?

Senin, 30 Nopember 15
Tahukah anda caranya menghemat biaya bensin sampai sepertiganya ?

Sabtu, 28 Nopember 15
Tahukah anda caranya mencari tiket pesawat promo, misalnya dari Air Asia ?

Sabtu, 28 Nopember 15
Bila anda terjebak dalam situasi pembantaian seperti di Paris - lihatlah training video penting ini

Senin, 27 April 15
Kenapa saya tidak khawatir dengan statement Dirut BCA

Rabu, 22 April 15
Sharing - dioperasi dengan bius total akibat terserang Bursitis

Rabu, 22 April 15
Mungkinkah harga minyak bumi terjun bebas ke US $ 5 per barrel ?

Selasa, 07 April 15
Misteri WhatsApp

Selasa, 07 April 15
Perspektif perseteruan Ahok vs DPRD DKI - setelah mengunjungi Staadhuis

Selasa, 07 April 15
Ketika Presiden RI membatalkan keputusan hukuman mati, karena tekanan pihak asing

Sabtu, 27 Desember 14
Melemahnya Rupiah dan operasi rahasia di tahun 1942

Sabtu, 27 Desember 14
Tahukah anda dengan "Bakken boom" ?

Jumat, 26 September 14
Jawaban Daniel - pesan untuk Presiden RI yang baru (Bagian terakhir)

Jumat, 26 September 14
Dialog dengan Daniel - pesan untuk Presiden RI yang baru (Bagian kesatu)

Jumat, 26 September 14
Karya-karya 2(dua) Insinyur Indonesia - Ketika lokasi berpacaran menjadi sebuah obsesi

Minggu, 03 Agustus 14
Alternatif murah untuk melihat UNESCO's World Heritage - Komodo Dragon di Pulau Komodo

Minggu, 03 Agustus 14
Kenangan memberikan pelatihan bagi para Insinyur Palestina

Rabu, 16 Juli 14
Ganesa Wirya Jasa Utama

Sabtu, 28 Juni 14
Bagaimana sejarah nantinya menilai Budiono sebagai Wakil Presiden ?

Kamis, 29 Mei 14
Industri matahari terbenam dan Industri matahari terbit

Sabtu, 17 Mei 14
Sutan Syahrir, Nasution dan Pemilu 2014

Minggu, 01 September 13
Pengakuan seorang pemain Golf (Golfer)

Index Berita Lengkap

Kalender

 
triharyo.com © 2007, Allright Reserved - Powered by auraCMS
Artikel adalah properti kontributor, isi dapat disadur dengan menyebutkan sumbernya.

IP Anda : 54.158.253.134 | Hostname: ec2-54-158-253-134.compute-1.amazonaws.com