Portal Karya Nyata Merah Putih Portal Karya Nyata Merah Putih  

 

Top 10 Artikel

Indonesia perlu belajar tentang pengembangan industri energi ke Amerika Tengah dan Selatan (2702)
Update 100 start-up companies - Pembeli Jarak pagar semakin banyak (2037)
Ingin berbisnis di Industri ICT - Ride the Wimax revolution (2001)
Minyak bumi US $ 117 per barrel - mungkinkah solusinya sumur tua ? (1993)
1 (satu) set perhiasan Mutiara dari Lombok hanya Rp 100.000 - kenapa murah sekali & apa yang bisa dilakukan ? (1766)
Kisah Kehidupan Triharyo (Hengki) (1719)
Mempelajari kembali terjadinya kabinet 100 menteri, 45 tahun yang silam (1685)
Kisah Andreas Japar menolong para pasien gagal ginjal yang tidak mampu cuci darah (1684)
Wawancara Hengki di Koran Republika (1360)
Tanggapan atas Industri panas bumi (direct use) (1343)

top 10 Download

Presentasi Pengolahan Sampah (41693)
Buku petunjuk SRI (26462)
Laporan kecelakaan kereta api (15527)
Kisah kehidupan Triharyo (332kb) (14119)
Presentasi air bersih & air limbah (12799)
Presentasi Industri Panas Bumi (langsung) (11607)
Mencari Jawaban tentang keislaman (1.3Mb) (11589)
Presentasi Padi SRI (10371)
Presentasi Industri Jarak Pagar (8016)
Presentasi Microalgae jadi Biodiesel (6175)
List Lengkap

Kategori Berita

Makro (53)
Migas (53)
ICT (48)
Pendidikan (33)
Iptek & Kesehatan (28)
Profil (25)
Agro & Biofuel (24)
Korporasi (24)
Politik (22)
Update 100 start up companies (22)
Listrik (11)
Seni (11)
Strategis (10)
Panas Bumi (8)
Tambang (5)
in-memoriam (3)

5 Komentar Terakhir

Hello
Sabtu, 14 Oktober 17
Posted by:

Dr Daniel
Apakah Anda ingin membeli Ginjal atau Anda ingin menjual ginjal Anda? Apakah kamu mencari kesempatan untuk menjual ginjal Anda dengan uang keuangan rusak dan Anda tidak tahu harus berbuat apa, lalu hubungi kami hari ini dan kami akan menawarkan jumlah yang baik untuk Ginjal Anda. Nama saya adalah Dokter Daniel adalah seorang Nephrologist di UBTH Medical Center. Kami Klinik spesialis dalam Bedah Ginjal dan kami juga menangani pembelian dan transplantasi ginjal dengan donor hidup yang sesuai. Kami berlokasi di India, Turki, Nigeria, Amerika Serikat, Malaysia. Jika Anda tertarik untuk menjual atau membeli ginjal jangan sungkan hubungi kami via email Email: Doctordaniel95@out look.com atau Doctordanielben@gm ail.com Nomor Whatsapp: +2349028230916. Sa lam Hormat. Dr Daniel.

Halo
Jumat, 13 Oktober 17
Posted by:

Dr Daniel
Apakah Anda ingin membeli ginjal atau ingin menjual ginjal? Atau kamu mencari kesempatan untuk menjual ginjal Anda dengan uang keuangan rusak dan Anda tidak tahu harus berbuat apa, lalu hubungi kami hari ini dan kami menawarkan jumlah yang baik untuk ginjal Anda. Nama saya adalah Dr. Daniel adalah seorang nephrologist di UBTH Medical Center. Kita Klinik khusus untuk operasi ginjal, dan kami juga melakukan pembelian dan transplantasi ginjal dengan donor hidup yang sesuai. Kami berlokasi di India, Turki, Nigeria, Amerika Serikat, Malaysia. Jika kamu Tertarik menjual atau membeli ginjal, jangan ragu hubungi kami melalui email E-mail: Doctordaniel95@out look.com atau Doctordanielben@gm ail.com nomor whatsapp: +2349028230916 Sal am pembuka Dr. Daniel

Tanya Perihal CEO Garuda Food Hardianto Atmadja
Rabu, 05 April 17
Posted by:

heri lingga
Bolehkah saya tanya ke Pak Triharyo, apa yang membuat nama CEO Garuda Food Hardianto Atmadja, bisa muncul sebagai CEO yang terbilang sukses karena melakukan beberapa rekomendasi yang disuguhkan rekan Bpk. Yang saya tanya, komentar Bpk. Pada item atua butir mana saja yang dilakukan Garuda Food dibawah Pak Hardianto Atmadja yang terbilang menonjol dan membawa perusahaan bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang dan menjadi jagoan di satu produk. Terimakasih. Wass. Heri Lingga ----------- - Journalis Warta Ekonomi

Cari pembeli jarak kepiar
Minggu, 02 April 17
Posted by:

Samsia
salam... saya samsia, di kampung saya mencari siapa saja yang mau bermitra untuk membeli biji jarak kepyar didaerah saya . saya bisa sumplai tiap bulan. ketertarikan dengan jarak tersebut yaitu potensi tumbuhnya sangat baik ditempat saya dan saya semakin yakin setelah melihat pangsa pasarnya. tingkat kemerataan tumbuh jarak kepyar ditempat saya kurang lebih 75 % (yang tumbuh alami di sepanjang tanah tempat tingal kami) bagi kawan-kawan atau pengusaha yang berminat bisa hubungi saya di 085240079984 Daera h Sulawesi tenggara Butuh yang serius

kerenn nihhh... manfaatkan energi lain
Selasa, 10 Januari 17
Posted by:

jakarta
ayo hemat listri untuk kehidupan dimasa depan... jangan boros2.. ya... keren omm http://www.arah.co m

List Lengkap

Web Link

Teguh Santosa
[07-Feb-2010 - 6743 hits]
Mobil Nasional Fin Komodo Offroad
[30-Nov-2009 - 5739 hits]
Pertanian Padi SRI Organik
[31-Mar-2009 - 4706 hits]
Dunia Fisika
[03-Mar-2009 - 4191 hits]
Fabricator & Engineering Services
[27-Jan-2009 - 2129 hits]
Restomesin
[06-Aug-2008 - 1122 hits]
Kesehatan Lingkungan
[28-Jun-2008 - 1364 hits]
GlocalMagz Indonesia
[30-May-2008 - 955 hits]
Batavia Cyclindo Industri
[15-Apr-2008 - 790 hits]
Sahabat Bambu
[14-Apr-2008 - 867 hits]
Tampilkan situs Anda di sini...
» Tambah link baru
» List Lengkap
 

Ingin berbisnis di Industri ICT - Ride the Wimax revolution

Kamis, 24 April 08 - oleh : Triharyo (Hengki) | 5 komentar |   20019 hits

Untitled document

Sewaktu kampanye Ketua IA-ITB, saya sempat ketemu banyak sekali alumni Teknik informatika ITB yang menerangkan tentang akan terjadinya “Revolusi Wimax” di Indonesia. Oleh sebab itu, sejak November 2007 saya mencoba mempelajari & mengikuti perkembangan teknologi ini dan kemungkinan penerapannya di perusahaan kami.

Apakah itu Wimax ?

Wimax adalah jaringan internet tanpa kabel (wireless), dengan kecepatan seperti memakai kabel fiber optic (70 Mbps), tapi menjangkau radius 50 km. Jadi Wimax adalah ibaratnya Wifi (hot spot) dengan broadband access untuk radius 1 kota (bukan 1 Starbuck café). Lihat ilustrasi di gambar – Wimax warna biru dan Wifi warna abu-abu. Silahkan baca Q & A tentang Wimax ini di Wimax forum, di majalah SDA atau download penjelasan Intel tentang teknologi Wimax ini.

Revolusi apa yang akan terjadi di Indonesia ?

Bila Wimax diterapkan di Indonesia maka internet kecepatan tinggi akan tersedia dimana-mana. Transfer video, pengiriman gambar densitas tinggi dan juga files ukuran besar akan terjadi dengan sangat mudah. Karena PT Rekayasa Industri merancang sebuah pabrik industri dengan menggunakan perangkat lunak 3-Dimensi (high density graphics files), maka kecepatan transfer gambar dalam ukuran besar dari kantor pusat ke lokasi-lokasi proyek menjadi sangat penting. Menurut sebuah sumber, bisnis Wimax di seluruh dunia dalam 5 tahun mendatang akan mencapai US $ 23 milyard.

Apa upaya dan langkah pemerintah ?

Salah satu tokoh nasionalis sejati yang ingin mendorong terciptanya industri telekomunikasi nasional, khususnya untuk memproduksi perangkat Wimax, adalah Dirjen Postel yang bernama Basuki Yusuf Iskandar (foto dari Detiknet). Atas desakan banyak perusahaan-perusahaan besar, ia menunda pemberian izin frekuensi Wimax, sampai industri lokal mampu membuat peralatannya secara mandiri. Basuki merasa sedih karena dari belanja telekomunikasi sebesar Rp 40 triliun per tahun, produk lokal hanya Rp 1,2 s/d Rp 8,4 Milyard.

Indonesia betul-betul diserbu produk import. Itulah sebabnya Basuki menyediakan dana Rp 18 milyard untuk riset Wimax, dengan mengerahkan berbagai institusi seperti untuk pengembangan chipset oleh ITB, pengembangan terminal akhir oleh BPPT, radio frekuensi baseband oleh LIPI, antena oleh UI, dan sistem operasinya oleh ITB. Setiap kelompok pengembangan kira-kira terdiri dari empat puluh peneliti. Selain itu BPPT & Depkominfo, saat ini juga sedang kembangkan penerapan Wimax untuk seluruh kantor pemerintah. Perusahaan-perusahaan lokal juga mulai “terjangkit wabah” memproduksi perangkat Wimax, seperti PT Solusindo Kreasi Pratama.

Setelah pemerintah memberikan izin frekwensi Wimax, apa bisnis yang akan tercipta & berapa besar prospeknya ?

Karena serbuan berbagai pihak, dan walaupun industri nasional belum siap, akhirnya Dirjen Postel mengeluarkan aturan teknis penerapan Wimax. Dengan penerapan ini akan berkembang bisnis-bisnis berikut :

  • Bisnis pemasangan perangkat Wimax pada existing BTS tower. Telkomsel di tahun 2007 mempunyai 21.000 BTS (dengan 1500 3-G enabled). Sedangkan Indosat mempunyai sekitar 8.000 BTS. Harga 1(satu) Wimax base station sekitar US $ 15.000. Jika 2.000 BTS dipasang perangkat Wimax maka prospek bisnis ini sekitar US $ 30 juta
  • Bisnis memproduksi perangkat CPE (Customer Premises Equipment) juga akan tumbuh. CPE adalah ibaratnya modem untuk Wimax. Harganya sekitar US $ 100 s/d US $ 200 per CPE. Jika 10 % pemakai internet Indonesia, yang totalnya 25 juta orang, pindah ke Wimax maka akan ada 2.5 juta pelanggan. Ini merupakan prospek bisnis US $ 250 juta s/d US $ 500 juta. Sebuah angka yang cukup besar.
  • Selain itu akan tumbuh bisnis content jenis baru seperti e-learning, movies on demand, set-up teleconferences facilities untuk korporasi, organisasi masa ataupun politik. Juga tentunya akan berkembang perusahaan jasa internet provider dengan kecepatan sangat tinggi yang akan membangkrutkan internet provider yang menerapkan teknologi kuno.

Demikian beberapa informasi “gegap gempita” yang saya tahu. Walaupun saya tahu bahwa CEO Vodaphone masih bilang - Wimax terlalu pagi. Tapi dari pengalaman saya, siapa yang paling awal dan pandai mengantisipasi pasar dengan menerapkan teknologi inovatif, biasanya akan menikmati keunggulan. Salam Hengki Nb: Pak Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar adalah teman kuliah Djasli djamarus sewaktu di USA. Saya sudah membuktikan kecanggihan Djasli untuk bertemu pak Dirjen.

Beberapa tanggapan (dari milis itb77):


Wimax :

1. Wimax adalal lokal akses (seperti kabel telepon dari rumah ke sentral telepon). Antar Node membutuhkan high speed data seperti microwave atau Fibre optik. Kecepatan microwave ada yang sapai 800 Mbps.

2. Jarak Wimax 50 km. Hal ini terjadi pada lokasi yang line off site, menggunakan MIMO dan daya yang besar. Bila digunakan untuk daerah perumahan maka jaraknya turun menjadi 3 Km. Khusus untuk operasional secara komersial maka jaraknya diturunkan lagi menjadi 2 km, dengan alasan kapsitas node (BTS) hanya 1,024 pemakai secara bersamaan. Kapsitas ini tetap, maka bila coveragenya makin luas maka jumlah pelanggannya akan makin sedikit.

3. Kecepatan 70 Mbps. Kecepatan 70 Mbps bergantung pada Band width (BW) yang disediakan dan sesuai aturan pemerintah. Untuk BW 5 Mhz (Mega Hertz) maka kecepatannya sekitar 13 Mbps (Mega Bit per second). Ada isue pemerintah akan menyediakan BW hanya 3.5 Mhz. Setiap operator akan memeproleh minimal 3 x BW yang disediakan pemerintah.

4. Teknologi. Teknologi WImax menggunakan sistem OFDMA (SOFDMA), Data yang besar dikirim dengan penjumlahan transmisi data yang kecil-kecil. Bila pembawa data yang kecil tersebut mengalami gangguan (interferensi dsb) maka pembawa data tersebut dimatikan. Sistem ini yang membuat WImax andal. Ada yang menyebut WImax adalah ADSL on sky. Selain itu modulasi Wimax berubah sesuai penerima di terminal user. Jadi untuk yang jarak dekat bisa mempunyai modulasi 64 QAM dan jarak jauh menjadi QPSK. Pengaturan ini secara otomatis.

5. Biaya. Biaya per sector adalah +/- US$ 20,000. Bila satu lokasi ada 3 sektor ( 3 frekuensi) maka membutuhkan biaya +/- US$ 60,000. Biaya belum termasuk UPS, sewa BTS dsb. Harga terminal remote (CPE) +/- US$ 200 - 400. Biaya tersebut belum termasuk biaya Router, Server, Billing dll

6. Mengapa WImax ?? Pada prinsipnya Wimax adalah berdasarkan protokol IP. Protokol ini mudah, murah, tetapi kurang efisien. Beberapa usaha coba diperbaiki pada protokol ini seperti Header compression, locla spoofing, caching, accelerator dsb. Karena bisa digunakan untuk Video, Data dan Voice maka katanya dapat mengancam GSM dan 3.5 G. Katanya sih ijin tidak dikeluarkan karena mengancam investasi GSM yang belum balik ????? Selain itu katanya dimasa datang semua notebook akan dilengkapi dengan Chip Wimax (Rosadale 2 ????) Semua HP dilengkapi dengan chip Wimax dimana biaya penggunaannya jauh lebih murah dari GSM saat ini. Katanya sih harganya seharga berlanggan internet saat ini dimana bayar Rp 500,000/bulan bisa ngomong sepuasnya ke seluruh dunia ???

7. Pabrikasi. Inti dari produk Wimax adalah Chipnya itu lhooo. Dan rasanya chipnya tidak dibuat di Indonesia. Selain itu banyak komponen yang lainnya. Saya dengar katanya sudah ada pabriknya di Bandung. Aku ingin lihat juga.

8. Strategi Pemerintah. Untuk mendorong industri WImax di Indonesia maka pemerintah akan menentukan di frekuensi 2.3 Ghz ???. Frekuensi ini sangat jarang didunia sehingga peralatannya hanya dapat diproduksi di Indoensia. Karena unik maka harga mahal sehingga tidak bisa menjangkaui masarakat. Wassalam, Agus R. - EL77


From: anto sarosa

Date: Saturday, April 26, 2008, 5:28 PM

Saya sangat setuju sekali dg ide Hengky tentang implementasi WiMax, tapi saya ada sedikit pengalaman dan pandangan sbb:

- WiMax bukan pengganti 3G (dg HSDPA-nya), tapi saling meng-komplemen. Tidak ada single teknologi yg bisa memberikan/memuaskan semua kebutuhan.

- WiMax sangat cocok dg kondisi Indonesia yg penuh dg pulau2 dan terain pedesaannya. - WimAx termasuk teknologi baru yg di negara2 Eropa atau Amrika bakalan kurang dapat berkembang karena keunggulan Fiber (dg teknologi GPON atau Active Ethernet) lebih mempunyai keunggulan dalam memberikan pita-lebar-nya (bandwidth).

- Setuju dg pendapat Anis, jangan melakukan penelitian dari awal (dari micro chip) tapi lebih baik lompat di-tengah2. Takut ditengah jalan penelitian, orang lain masuk dan jual alatnya yg siap pakai. - Dalam dunia WiMax persaingan cukup ketat, Motorola, Alcatel-Lucent, ECI, Huawei, dsb. Dan Huawei selalu mempunyai keunggulan dg harganya. Perlu dicermati ancaman perusahaan Cina ini kalau masuk ke Indonesia.

- Kalau kita akan membuat alat sendiri, perlu persiapan nafas panjang dan perlu adanya komitmen dari perusahaan dalam negeri utk membeli/mendukung program ini. Salah2 orang lain masuk kerumah kita, dan nafas program terhenti. Harus sustainable, jangan buat alat satu dan sukses, kemudian di jual dan tidak ada pengembangan selanjutnya (artinya maintenance, improvement dan development harus menjadi komitment).

- Teknologi WiMax adalah teknologi sharing bandwidth, dalam satu link, jika semakin banyak yg memakai semakin kecil bandwidth yg teralokasi per user-nya. - Bandwidth (BW) yg bisa di-supply tergantung juga kapasitas bandwidth yg ada di Aggregation Network dan juga Core Network. Artinya, meskipun WiMax, sebagai jaringan akses, dapat memberikan BW lebar tetapi kalau di core network-nya nggak bisa nampung, juga akan terjadi bottleneck. Seperti jalan toll yg diujung exitnya macet.

- Untuk traffic internet (dengan bursty traffic), WiMax akan cukup memadai tetapi untuk IPTV perlu perhitungan yg lebih matang. Dalam hal ini (IPTV), 3G dan 4G lebih unggul karena tidak menggunakan sharing bandwidth. Strategy

- Mulai penelitian dan merealisasikan peralatan CPE dari sekarang (peluang bisnis $250 jutaan). Chipset-nya dibeli saja dari pembuat BTS. Lebih mudah, lebih simple dan lebih cepat merealisasikan.

- Sambil melakukan penelitian dari awal (micro chip) yg akan digunakan utk masa mendatang (artinya harus advance dibanding teknologi yg ada), peralatan BTS dibeli dari supplier yg handal tapi CPE tetap dari dalam negeri (harus ada perjanjian inter-operability dg BTS tapi kalau Chipset dibeli dari perusahaan BTS yg sama, masalah interoperability dapat minimal). Tujuannya, kita harus mempunyai BTS sendiri dalam jangka waktu 1 - 2 tahun kedepan dan mengeliminasi ketergantungan dan menutup bahaya masuknya CPE dari luar (porsi besar bisnis ada di CPE).

- Content harus dari dalam negeri karena ini adalah brainware dan lebih dapat memahami kebutuhan pemakai. Bisa diisi oleh Pemerintah atau BUMN untuk tujuan public service dan oleh swasta dg nilai tambah yg lebih besar untuk tujuan komersial dan bisnis. Itu dulu rekan2 semoga bermanfaat.

Salam, Anto


From: Triharyo (Hengki)

Date: Sunday, April 27, 2008, 5:44 AM

Ayong (yang Agus Rusmantoro), Anis dan rekans Supaya semangat Anis tidak mengendor, berikut ini sebuah idea bisnis (business proposition). Pada akhir tahun 2007 yang lalu saya bertemu dengan Dirjen Postel (Pak Basuki) atas prakarsa Djasli. Tujuan saya adalah mencari izin untuk memasang Wimax tower di lokasi proyek kami dan meng-connectnya ke seluler operator, misal Telkomsel. Terus terang Idea teknisnya masih agak kabur. Tujuan kami adalah mengganti V-sat yang selama ini kami sewa bulanan dari CSM dengan Wimax tower agar transfer data bisa lebih cepat kami lakukan dari home office ke lokasi proyek yang relatif remote.

Sebagaimana diketahui, proyek-proyek kami biasanya di lokasi-lokasi sumur gas dan minyak yang jauh dari keramaian dan biasanya belum ada jangkauan seluler apalagi kabel telpon. Selama ini kami menyewa V-sat ke perusahaan penyewa jasa V-sat seperti CSM dengan biaya sekitar US $ 4.000 s/d US $ 5.000/bulan, untuk komunikasi telpon dan internet di lokasi-lokasi proyek kami. Jadi jika masa konstruksi proyek sekitar 12 bulan, maka dana yang kami keluarkan sekitar US $ 60.000 untuk setiap lokasi proyek.

Setelah proyek selesai, dana ini praktis hilang tanpa bekas. Salah satu idea kami adalah membangun Wimax tower yang kami perkirakan biayanya sekitar US $ 30.000 total. Dengan nilai investasi ini, kami bisa mendapatkan broadband connection untuk transfer files ukuran besar dengan cepat, dan juga setelah proyek selesai kami mempunyai “investasi gratis” jaringan Wimax di lokasi proyek. Jaringan Wimax ini bisa diteruskan sebagai modal awal untuk jasa layanan Wimax bagi operator pabrik dan juga bagi para penghuni desa disekitar proyek. Sehingga setelah kami pulang, akan terjadi “pulau” high speed internet connection disekitar proyek kami yang bisa menjadi sumber pemasukan uang bagi pemilik & operatornya.

Pulau Wimax ini juga bisa melengkapi program USO yang diminta DPR tapi belum bisa terlaksana oleh Pemerintah. Waktu itu pak Basuki minta ke saya dan Djasli untuk mendetailkan proposalnya. Terus awal tahun 2008, saya ke Bandung ketemu Azis sang Dirut Inti dan juga beberapa rekan-rekan yang mulai memasuki bisnis Wimax untuk menyampaikan niat saya ini, lalu hampir semua serempak bilang..”izin wimax belum ada, Heng”.

Nah, sekarang izin Wimax sudah keluar di 2.3 GHZ. Jadi seharusnya kita sudah bisa lebih maju lagi untuk mendetailkan proposal yang diminta pak Dirjen. Saya mengundang rekan-rekan yang ahli tentang bisnis Wimax, dengan problem statement diatas, untuk membahasnya secara detail. Untuk team pelaksananya, saya telah bertemu dengan banyak alumni muda yang sangat semangat untuk mengembangkan bisnis Wimax ini.

Jadi ideanya adalah menggabungkan para senior player di bidang IT & Telekomunikasi (yang mempunyai jejaring kenalan yang kuat) dengan pelaksana teknis dilapangan yang gesit dan mengerti detail tentang teknologi Wimax. Dari pengalaman saya mengembangkan 100 start-up companies, inilah resep suksesnya. Cita-cita saya, selain mengembangkan bisnis telkom di lokasi remote (pelosok pedesaan), kita juga akan membantu masyarakat pedesaan disekitar lokasi pabrik dengan high speed internet access. Siapa tahu dari pelosok pedesaan kelak ada murid yang mampu mendownload dan mengikuti kuliah di MIT, dari kampung halaman mereka, sehingga dengan autodidak bisa menjadi super engineer Indonesia. Amien

Salam
Hengki


From: Triharyo

Sent: Monday, April 28, 2008 9:51 PM

Anto, Terima kasih sekali atas seluruh masukannya. Ketiga e-mail Anto sudah disambung dan dimasukan sebagai tanggapan dalam berita “Wimax” yang dimuat di www.triharyo.com. Mudah-mudahan dibaca oleh banyak orang, terutama generasi muda Indonesia.

Kapan Anto pulang dan membangun telekomunikasi di pedesaan. I think it is time to build telecomunication network for your country. Saat ini ada program pemerintah sekitar US $ 100 juta untuk menghubungkan 38.000 pedesaan di Indonesia memakai Wireless atau Wimax dengan nama USO (Universal Service Obligation). Salam Hengki

kirim ke teman | versi cetak

Berita ICT Lainnya

Melihat Beijing Olympic dengan kualitas HDTV memakai parabola lokal
apps gratis www.triharyo.com saat ini sudah tersedia di Android dan iPhone
Edisi Kartini - Devi beserta jajaran PT Lintasartha kembangkan Connectivity
10 (sepuluh) teknologi tips untuk tahun 2011
Ketupat Lebaran - Menggunakan Youtube subscription channel pada Smart TV

Komentar Pengunjung

1. Beyond Wimax
Senin, 02 Juni 08 - oleh : Wilmar Salim
Pak Triharyo Susilo ysh,

Saya membaca cerita bapak tentang proposal pembangunan tower Wimax dari email yang diforward mas Leo Hendroyono ke milis Alumni SMADA Surabaya (juga kisah start-up companiesnya). Saya pikir proposal tersebut baik sekali dan bisa dimanfaatkan bukan saja untuk penggunaan internet berkecepatan tinggi untuk masyarakat pedesaan, tetapi bisa juga untuk pembangunan komunitas berbasis industri kreatif beserta turunannya, yang pada akhirnya dapat berperan dalam pembangunan kewilayahan dari dalam (pembangunan yang menggunakan sumberdaya material, kapital, sosial dari dalam wilayah itu sendiri). Internet berkecepatan tinggi adalah alat bagi pelaku industri kreatif untuk bertatap muka dengan konsumennya di seluruh dunia.

Sebagai contoh, India dan Filipina sudah menyediakan tempat bagi berdirinya call centers bagi divisi layanan konsumen dari perusahaan-perusahaan dunia. Konsumen di Amerika Serikat misalnya, kalau mereka menghubungi customer service telepon genggam Sprint akan tersambungkan ke customer service representative yang berada di rural Filipina, bukan Philadelpia, yang akan menjawab semua pertanyaan atau pengaduan konsumen tersebut. Barangkali sudah ada ribuan call centers seperti ini di kedua negara tersebut. Kelebihan mereka dibandingkan kita adalah kemampuan bahasa Inggrisnya.

Indonesia bisa membangun industri kreatifnya yang khas, tidak harus menjadi peripheralnya perusahaan-perusahaan dunia. Misalnya, andaikan terobosan dalam dunia pembuatan obat-obatan sudah berhasil dilakukan oleh Kimia Farma, Indonesia bisa menjadi pemain utama penghasil obat-obatan murah untuk dunia. Masyarakat dunia bisa mengunjungi etalase maya produk obat-obatan kita untuk membeli. Untuk itu dibutuhkan server dan operator yang andal selama 24 jam dan internet berkecepatan tinggi dan komunitas kreatif adalah syarat utama dalam membangun etalase maya tersebut.

Itu satu contoh saja apa yang bisa dikembangkan memanfaatkan tower Wimax yang bapak usulkan. Banyak kemungkinan lain yang bisa terbuka dari proposal tersebut. Mudah-mudahan bukan saja Dirjen Postel yang tertarik dengan proposal tersebut, tapi elemen pemerintah lainnya, karena ini akan membutuhkan koordinasi dari berbagai instansi dalam rangka pembangunan nasional.

Ada hal-hal lain terkait dengan pembangunan komunitas berbasis industri kreatif tersebut, termasuk hubungannya dengan masyarakat setempat, tapi mungkin itu bisa saya kemukakan di kemudian hari, andaikan proposal tersebut akan dikembangkan lebih detil.

Salam,

Wilmar Salim
---------------------
PhD Candidate
Urban and Regional Planning, University of Hawaii, Manoa

Political democracy must go hand in hand with economic democracy, otherwise man will not yet be free and there will not be equality or fraternity -Hatta-

2. mimpi anak bangsa
Jumat, 12 September 08 - oleh : adhi
saya punya banyak mimpi seandainya wimax bisa diakses dengan lebih ramah oleh masyarakat umum sperti saya ini, dengan keterbatasan yg ada saya juga mengikuti perkembangan wimax di negri tercinta ini, .....

Mungkin sudah lumayan terlambat, beberapa waktu kemarin saya belajar mandiri mengenai wifi, memasang dan mengutak-atik-nya, dan berharap suatu saat saya bisa merasakan wimax ini

Semoga selalu ada ruang untuk mimpi anak bangsa

Salam

3. informasi
Senin, 29 Desember 08 - oleh : sigit
kami para maniac hot spot,tuk pembelian alat wimax yang hanya untuk radius 20 km bisa kami dapatkan tidak? dan harga tersebut yang bisa kami jangkau tuk masyarakat.trima kasih

4. keren habis..
Senin, 29 Desember 08 - oleh : sigit
kami para maniac hot spot,kami sangat berterima kasih pa bila bisa membantu pengusaha menengah kebawah seperti usaha warnet.bisa untuk merasakan juga,krena harga $20.000 sangat mahal dan tidak bisa kami jangkau dengan harga tersebut.kami sangat terkesan dengan adanya wimax yang bisa menembus beton/dinding maupun gunung.trima kasih

5. wimax, kita kapan siapnya...?
Minggu, 01 Februari 09 - oleh : ana
wimax secara umum memang masih sulit diimplementasikan karena kebutuhan hardware yang hampir seluruhnya import dan peluang di bisnis ini hanya sebagai distributor dan mungkin sekaligus sebagai teknisinya. Selain itu banyak kepentingan yang membuat pemerintah masih membatasi implementasi wimax ini.

Kirimkan Komentar Anda:
Nama Anda* :
Email Anda* :
Judul Komentar* :
Isi Komentar* :
Security Code : Security Code
Type Code* :


 

Berita Menarik

Senin, 09 Oktober 17
Wawancara radio mengenai buku "Korporasi Tangguh Indonesia"

Sabtu, 09 September 17
Menguji sebuah perusahaan jasa PT Rekayasa Engineering, apakah termasuk Korporasi Tangguh ?

Sabtu, 09 September 17
Pertanyaan mantan Dirut BUMN tentang Korporasi Tangguh Indonesia

Kamis, 07 September 17
Peluncuruan Buku Karya ITB – “Korporasi Tangguh Indonesia”

Kamis, 26 Januari 17
Tahukah anda tentang DUC - salah satu parameter harga minyak bumi dunia ?

Rabu, 16 Nopember 16
Mengenang salah satu bapak energi Indonesia, disaat usianya 60 tahun

Rabu, 16 Nopember 16
Tahukah anda bahwa harga listrik dunia menurun semakin drastis ?

Senin, 24 Oktober 16
Tahukah anda dengan OTG ? - cukup dengan Rp 270.000 bisa ubah handphone menjadi laptop

Senin, 11 Juli 16
Perkembangan terakhir kegiatan mulia rekan Andreas Japar

Sabtu, 25 Juni 16
Rupiah untuk pertama kali digunakan untuk perjanjian jual-beli listrik

Selasa, 14 Juni 16
Tahukah anda apa itu NFC - cara agar tidak mengantri panjang di pintu gerbang toll ?

Minggu, 05 Juni 16
Menjadi seorang Insinyur

Minggu, 05 Juni 16
Tahukah anda mengenai MiFi dan penghematan alat ini ?

Rabu, 10 Februari 16
Pendapatan film Indonesia, sudah mulai melewati pemasukan film Holywood disini

Minggu, 24 Januari 16
Perpanjang nafas tabungan anda, bila terkena PHK

Minggu, 24 Januari 16
Tahukah anda apa karya Agus Rahardjo - Ketua KPK, selama ini ?

Minggu, 24 Januari 16
Tahukah anda bahwa Indonesia mengalami surplus US $ 7,5 milyar di 2015 ?

Sabtu, 09 Januari 16
Tahukah kenapa terjadi kepanikan di dunia, dalam beberapa hari ini ?

Minggu, 03 Januari 16
Tahukah anda 2(dua) sendok garam bisa memberikan penerangan ruangan selama 6(enam) bulan ?

Minggu, 03 Januari 16
Tahukah anda tentang "G-Zero", dunia yang akan kita masuki di tahun 2016 ?

Jumat, 01 Januari 16
Tahukah anda caranya berkeliling dunia dengan menyupir kendaraan sendiri ?

Senin, 30 Nopember 15
Tahukah anda caranya menghemat biaya bensin sampai sepertiganya ?

Sabtu, 28 Nopember 15
Tahukah anda caranya mencari tiket pesawat promo, misalnya dari Air Asia ?

Sabtu, 28 Nopember 15
Bila anda terjebak dalam situasi pembantaian seperti di Paris - lihatlah training video penting ini

Senin, 27 April 15
Kenapa saya tidak khawatir dengan statement Dirut BCA

Rabu, 22 April 15
Sharing - dioperasi dengan bius total akibat terserang Bursitis

Rabu, 22 April 15
Mungkinkah harga minyak bumi terjun bebas ke US $ 5 per barrel ?

Selasa, 07 April 15
Misteri WhatsApp

Selasa, 07 April 15
Perspektif perseteruan Ahok vs DPRD DKI - setelah mengunjungi Staadhuis

Selasa, 07 April 15
Ketika Presiden RI membatalkan keputusan hukuman mati, karena tekanan pihak asing

Sabtu, 27 Desember 14
Melemahnya Rupiah dan operasi rahasia di tahun 1942

Sabtu, 27 Desember 14
Tahukah anda dengan "Bakken boom" ?

Jumat, 26 September 14
Jawaban Daniel - pesan untuk Presiden RI yang baru (Bagian terakhir)

Jumat, 26 September 14
Dialog dengan Daniel - pesan untuk Presiden RI yang baru (Bagian kesatu)

Jumat, 26 September 14
Karya-karya 2(dua) Insinyur Indonesia - Ketika lokasi berpacaran menjadi sebuah obsesi

Minggu, 03 Agustus 14
Alternatif murah untuk melihat UNESCO's World Heritage - Komodo Dragon di Pulau Komodo

Minggu, 03 Agustus 14
Kenangan memberikan pelatihan bagi para Insinyur Palestina

Rabu, 16 Juli 14
Ganesa Wirya Jasa Utama

Index Berita Lengkap

Kalender

 
triharyo.com © 2007, Allright Reserved - Powered by auraCMS
Artikel adalah properti kontributor, isi dapat disadur dengan menyebutkan sumbernya.

IP Anda : 23.20.86.177 | Hostname: ec2-23-20-86-177.compute-1.amazonaws.com