Portal Karya Nyata Merah Putih
Rubrik : Update 100 start up companies
Update 100 Start-up Companies - PT Ganesha Energy produsen Biodiesel mulai raih keuntungan
Minggu, 29 Maret 09 - by : Triharyo (Hengki)

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa alumni ITB angkatan 1977 telah membentuk sebuah perusahaan produsen Biodiesel yang bernama PT Ganesha Energy 77. Perusahaan tersebut dimiliki oleh 100 orang alumni ITB angkatan 1977 untuk membuat Biodiesel dari berbagai macam bahan baku seperti Stearin.

Pada Sabtu 28 Maret 2009 yang lalu, telah diadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Ganesha Energy yang menyepakati target-target Perseroan untuk tahun 2009, Target pendapatan perusahaan di 2009, direncanakan sekitar Rp 14 Milyard dengan target produksi Biodiesel sekitar 1677 ton (dalam setahun). Pendapatan tersebut akan menghasilkan keuntungan bersih untuk perusahaan sebesar Rp 369 juta.

Dalam RUPS juga dilaporkan kinerja tahun 2008 (yang masih menunggu selesainya hasil audit oleh Kantor Akuntan Publik), berdasarkan pembukuan management, penjualan capai Rp 6.5 Milyard untuk produksi 403 ton Biodiesel. Dengan keuntungan bersih bagi perseroan sebesar di Rp 148 juta (menunggu finalisasi audit). Secara umum aset perusahaan saat ini bernilai sekitar Rp 5,2 Milyard (dari modal awal Rp 2,8 Milyard). Tampak pada foto, management PT Ganesha Energy yang terdiri dari komisaris - Djasli Djamarus, Direktur Utama - Achmad Setiadi, Direktur - Lisminto dan Munir Abdullah sedang memaparkan kepada seluruh pemegang saham yang hadir. Berdasarkan absensi sekitar 71 orang dari 100 orang pemegang saham hadir untuk berdebat serta berdiskusi secara rinci dalam proses pengambilan keputusan.

Langkah inisiasi rekan-rekan alumni ITB angkatan 1977 ini merupakan sebuah upaya untuk menjawab berbagai pertanyaan berikut :

  • Apakah hasil riset di Laboratorium bisa dikembangkan menjadi sebuah Industri dan juga Bisnis yang menguntungkan ?
  • Apakah para teknolog Indonesia mempunyai kemampuan untuk mengembangkan teknologi tinggi secara mandiri (tanpa keterlibatan asing) ?
  • Apakah Alumni ITB, yang terkenal individualis (bahkan disebut Narsis), bisa bekerja sama dan bersatu-padu untuk menghasilkan kemandirian industri yang bermanfaat ?
  • Apakah sebuah organisasi alumni, bisa menghasilkan karya-karya yang serius dan bukan hanya untuk kumpul-kumpul ber-nostalgia, ber-paguyuban dan ber-seminar tanpa hasil nyata ?
  • Apakah memulai sebuah industri bisa di-danai secara mandiri tanpa misalnya melakukan peminjaman uang dan modal ke bank ?

Dari pengalaman kami sekitar 3 (tiga) tahun terakhir mengikuti proses tumbuhnya PT Ganesha Energy, maka jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan diatas adalah "IYA !!!".

Rekan-rekan pengelola PT Ganesha Energy juga telah menyempatkan untuk menuliskan seluruh langkah-langkah yang telah dilaluinya (secara rinci) dalam sebuah website (blogspot) sebagai "sharing & lessons learned". Tulisan-tulisan tersebut secara khusus ditulis bagi para alumni ITB ataupun kelompok-kelompok organisasi lainnya agar bisa mereplikasi model-nya. Bagi yang berminat untuk membacanya silahkan untuk mengunjungi www.ganeshaenergy.blogspot.com. Tentu upaya-upaya yang telah kami lakukan ini masih jauh dari sempurna dan tentunya sangat mengharapkan berbagai masukan dan bantuan rekan-rekan semua. Namun mudah-mudahan model awal yang sederhana ini, bisa dijadikan sebagai salah satu acuan model pengembangan sebuah bisnis berteknologi tinggi, dari skala laboratorium ke skala industri.

Salam
Hengki

Nb : Dalam RUPS kami bersama-sama menyempatkan memanjatkan doa untuk korban tragedi Situ Gintung dan juga memutuskan untuk siap membantu para korban melalui berbagai organisasi.

Portal Karya Nyata Merah Putih : http://www.triharyo.com
Versi Online : http://www.triharyo.com/?pilih=news&aksi=lihat&id=165