Portal Karya Nyata Merah Putih
Rubrik : Makro
Hati-hati kalau ada yang minta Block of fund & Bank guarantee
Minggu, 24 Februari 08 - by : Triharyo (Hengki)
Gogh & Rekans

Saya banyak membantu pejabat (tinggi) dan juga banyak sahabat yang “tertipu” dengan skema pendanaan seperti yang disampaikan Gogh ini. Berikut sharing saya tentang pendanaan proyek, yang saya ketahui bisa berjalan di Indonesia:

1. Pendanaan proyek menggunakan 100 % ekuitas, artinya proyek didanai dari uang para pemegang sahamnya, contoh PT Ganesha Energy. Proyek tidak meminjam ke institusi bank ataupun institusi pendanaan.

2. Pendanaan proyek menggunakan sebagian ekuitas (misal 20% s/d 30 %) dan sisanya dari pinjaman. Untuk kasus seperti ini, yang menjadi “issue” utama adalah penjaminan pinjaman (collateral). Alternatif-alternatif penjaminan antara lain :

a). Pinjaman dijamin menggunakan aset yang dimiliki oleh peminjam

b). Kalau perusahaan besar, pinjaman bisa juga dijamin oleh corporate guarantee (jaminan perusahaan) perusahaan peminjam

c). Alternatif lain adalah pinjaman dijamin oleh proyek-nya itu sendiri. Ini disebut Non-recourse financing. Untuk alternatif ini biasanya sang pemberi pinjaman akan meminta jaminan pembelian (offtake guarantee), jaminan pasokan bahan baku, keekonomian proyek dll.

d). Pinjaman bersyarat dengan penjualan produk dari negara ybs (export credit). Pinjaman seperti ini biasanya dikaitkan dengan jaminan pemerintah

e). Pinjaman antar negara (G-to-G) yang dijamin pemerintah

Dari pengalaman saya, tidak pernah ada satupun pemilik proyek yang mau membukakan bank guarantee ataupun block of fund ke sebuah institusi di luar negeri untuk mendapatkan dana pinjaman. Karena secara fisik, memberikan bank guarantee adalah ibaratnya memberikan uang kepada seseorang di luar negeri.

Saya banyak menghabiskan waktu untuk menjelaskan hal-hal seperti ini kepada para pejabat tinggi pemerintah yang kurang mengerti tentang prinsip-prinsip penjaminan pinjaman. Bahwa skema pembukaan bank guarantee, sebenarnya ujung-ujungnya adalah penipuan. Dengan otonomi daerah dan juga mengalirnya PAD (pendapatan asli daerah) dari pusat ke propinsi, saya sangat khawatir banyak pejabat di daerah yang terbuai dengan skema pendanaan seperti ini.

Salam

Hengki


From: Gogh Youdihanto

Subject: [itb77] Re: Peluang US $ 2 milyard di industri transmisi listrik & gardu induk

Halo,

Saya Gogh TP 77.

Saya ada fasilitas pendanaan dari LN (Swiss) melalui rekan dari jerman dengan kondisi yang sebenarnya sangat menarik, mungkin bisa dimanfaatkan untuk mendukung proyek kelistrikan ini, karena saya baca dari media kayaknya masih ada kekurangan dana.

Kondisinya adalah sebagai berikut;

- Pihak peminjam dana (pemilik proyek) hanya menyiapkan BLOCK FUND an PEMILIK PROYEK pada rekening Bank yang ditentukan, selama 13 bulan, dengan nilai 30% dari total investasi yang dibutuhkan atau 25 juta Euro (nilai minimal saat ini, jika kurang perlu ada konfirmasi lagi dari funder).

- Pinjaman selama 10-15 tahun tanpa bunga.

- Syarat-syarat lainnya seperti Proyek yang sudah disetujui atau memang menjadi program Pemerintah dan ijin2 lainnya.

- Pemilik Proyek pada tahap awal hanya menyerahkan;

1. Surat Konfirmasi dari Bank mengenai dana yang akan diblock;

2. Surat Otorisasi untuk verifikasi;

3. Data-data pribadi/Perusahaan;

4. Surat-surat ijin proyeknya

5. Proposal proyek dan Cashflow

Saya sendiri bermaksud untuk membangun Pembangkit listrik dengan bahan baku sampah yang digasifikasi menghasilkan gas hidrogen sebagai bahan bakar pada gas turbin generator untuk listrik. Gas ini akan menghasilkan ZERO EMISSION, dan menghasilkan CO2 high grade untuk industri makanan/minuman.

Proyek ini juga didanai dari sumber itu tapi sampai saat ini saya sangat kesulitan untuk mendapatkan block fund atau dalam bentuk Bank Guarantee atau Obligasi dari Pemerintah/BUMN sebagai pemilik proyek.

Melalui media email ini saya mohon jika ada peluang untuk bisa memanfaatkan dana tersebut dan membantu terwujudnya proyek kelistrikan yang ramah lingkungan dan sekaligus memanfaatkan limbah atau biomass lainnya. Saya punya teknologinya dan juga sumber pendanaan berupa soft loan tersebut, tetapi untuk memanfaatkan belum ada yang bisa memenuhi syarat tersebut.

terima kasih

gogh youdihanto

its-surabaya

Portal Karya Nyata Merah Putih : http://www.triharyo.com
Versi Online : http://www.triharyo.com/?pilih=news&aksi=lihat&id=57