Portal Karya Nyata Merah Putih
Rubrik : Update 100 start up companies
Update 100 start-up companies - Pembeli Jarak pagar semakin banyak
Selasa, 22 April 08 - by : Triharyo (Hengki)
Pagi ini saya membaca majalah Tempo yang mengulas tentang Bahan Bakar Nabati dan juga petani Jarak Pagar di Kalimantan. Dalam salah liputannya tertulis bahwa petani Jarak pagar sulit untuk menemukan pembeli.

Saya terus terang masih “tanda-tanya” dengan informasi dari majalah tempo ini, karena beberapa data-data berikut:

  1. Team Nasional Bahan Bakar Nabati (BBN), yang relatif tekun men-data dan memverifikasi lahan bahan baku BBN melaporkan bahwa pada akhir Desember 2007 realisasi lahan yang ditanam dengan Jarak pagar telah mencapai 130.000 Ha (lihat chart). Kalau memang tidak ada pembeli, kemana saja produk Jarak pagar yang dihasilkan dari lahan 130.000 Ha dijual selama ini ?.
  2. Perusahaan kami (PT Rekayasa Industri) telah membina 28 perusahaan “start-up companies” dengan spesialisasi memproduksi bibit Jarak pagar bersertifikat. Dari 28 perusahaan tersebut, dalam waktu kurang dari 1 tahun, 20 perusahaan telah mengembalikan dana pinjaman lunaknya. Berarti bisnis di bidang ini relatif baik.
  3. Saya juga membaca diberbagai media cetak bahwa saat ini telah banyak pembeli Jarak pagar, yang sanggup membeli dalam jumlah berapapun. Berikut ini beberapa artikel dan perusahaan yang siap membeli biji jarak pagar maupun minyaknya:

    - Pura Group dengan harga Rp. 2000 per kg

    - Perusahaan Taiwan dengan harga Rp. 1.200 per kg

    - Banyak perusahaan yang siap membeli biji jarak dan juga minyak jarak berapapun jumlahnya

Dari data-data diatas dan juga mempertimbangkan meningkatnya harga minyak bumi, harga CPO dan dihilangkannya subsidi minyak tanah, maka alternatif bahan bakar dari biji jarak pagar semakin hari semakin ekonomis (feasible). Demikian informasi yang saya ketahui.

Salam

Hengki

Portal Karya Nyata Merah Putih : http://www.triharyo.com
Versi Online : http://www.triharyo.com/?pilih=news&aksi=lihat&id=75