Portal Karya Nyata Merah Putih
Rubrik : Korporasi
Bisnis apa yang harga sahamnya saat ini justru naik & kenalkah anda dengan Adrian Zecha ?
Kamis, 23 Oktober 08 - by : Triharyo (Hengki)

Pagi ini saya membaca sebuah berita “aneh” di koran yang menginformasikan bahwa diantara harga-harga saham yang “anjlok”, ada sebuah saham perusahaan perhotelan yang justru naik harganya (memperoleh gain) hampir 109 %. Terlepas dari penyebab gain perusahaan yang diulas tersebut, namun berita ini memicu rasa keinginan tahu saya. Apakah betul bisnis perhotelan menguntungkan dan apakah ada seorang tokoh Indonesia yang men-dunia di bidang ini ?.

Tanpa sengaja, saya tadi siang “lunch” dengan seorang warga negara Australia yang sedang mengembangkan sebuah resort di dalam keraton Solo, bersama Aman resorts group. Karena kebetulan di pagi harinya, saya baru saja membaca tentang bisnis perhotelan, maka saya tertarik untuk diskusi dengan dia. Mulailah ia bercerita tentang bisnis perhotelan dan kehebatan seorang putra Indonesia. (tentu pembicaraan ini dalam bahasa inggris) :

Saya : “Gimana bisnis perhotelan dengan adanya krisis finansial seperti ini ?

Dia : “Bisnis di ‘low-end’ dan ‘medium-end’ sudah mulai kelihatan sulit. Tapi di ‘high-end’, booking rate kita sampai setahun kedepan cukup penuh”

Saya : “Saya ngga ngerti maksudnya ‘high-end’ itu apa ?’

Dia : “ohh…itu hotel yang justru sangat mahal biaya per kamarnya. Kamu tahu tentang Aman resorts & siapa pendirinya, Hengki ?”

Saya : “Wah ngga tahu, tuh. Saya biasanya menginap di hotel-hotel murah……..maklumlah saya kan kontraktor”. Dia nyengir dengar jawaban saya.

Dia : “Aman resorts group adalah pemilik dari Amandari di Ubud, Amannusa di Denpasar, Amanjiwo dekat Borobudur, Amanwana di Sumbawa dan Amankila di selat Lombok. Harga kamar mereka rata-rata Rp 9 juta s/d Rp 10 juta per kamar”. Saya check ke websitenya ternyata betul.

Saya : ”Jadi semakin mahal harga per kamar, di saat krisis seperti ini, justru malah semakin laku ?”. Tanya saya terheran-heran

Dia : ”Betul Hengki dan Aman resorts itu tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia, seperti Phuket, Philipine, Morocco, Ceylon dll”.

Saya : ”Kamu tadi bilang bahwa yang mengembangkan Aman Resorts adalah seorang Indonesia ?”

Dia : ”Yes, dia adalah seorang nasionalis tulen dengan nama Adrian Zecha. Coba saja kamu cari di internet”. Saya cari dan ternyata banyak sekali berita tentang dia

Saya : ”apa sih kehebatannya ?’

Dia : ”Adrian menyebutnya dengan sebuah kata yaitu ’magic’. Ia bisa merubah hotel sehingga gross profit per kamar/tahun bisa US $ 75.000, sedangkan chain terkenal seperti Novotel atau Four season paling-paling hanya sekitar US $ 4.000. Adrian bisa mencetak harga rata-rata termahal, untuk setiap kamarnya yaitu US $ 778 di tahun 2006. Sedangkan hotel-hotel lain mungkin hanya sepertiganya. Sehingga Aman resorts pernah cetak keuntungan US $30 juta, hanya dengan pendapatan US $ 60 juta atau 50% profit”. Statement ini saya check ternyata juga betul.

Saya : ”tapi apa rahasianya ?”

Dia : ”Hengki......Adrian mempunyai sebuah ’gift’, tapi yang terpenting ia adalah seorang yang sangat baik pribadinya dan perilakunya”.

Saya : ”Wah......Saya ingin berkenalan dan bertemu dengan dia. Mungkin untuk sekedar sharing dan memohon dia agar meluangkan waktu untuk memotivasi generasi muda Indonesia”.

Dia : ”Jangan kuatir Hengki....dia juga rasanya ingin ketemu kamu”.

Demikian sebuah sharing informasi yang mungkin menarik bagi mereka yang berkecimpung di Industri kreatif dan tentunya Industri pariwisata.

Salam

Hengki


Portal Karya Nyata Merah Putih : http://www.triharyo.com
Versi Online : http://www.triharyo.com/?pilih=news&aksi=lihat&id=135