Portal Karya Nyata Merah Putih
Rubrik : ICT
Bertemu para alumni IF di Sangkuriang Studio - pelestarian budaya memakai teknologi tinggi
Senin, 26 April 10 - by : Triharyo Soesilo

Untitled document

Setelah acara Saresehan ITB 2020 pada hari Sabtu Sore 24 April 2010, saya diajak oleh Ika - Fadilla Tourizqua (TI04) dan Oka - M. Oka Octamanullah Sugandi (IF03), mengunjungi kantor Sangkuriang Studio di Jalan Sangkuriang No L2, Bandung. Di rumah yang cukup asri ini, rupanya berkantor 25 orang lebih para ahli Informatika Indonesia, yang sebagian besar adalah alumni ITB Jurusan Informatika.

Oka selaku Chief Executive Officer (CEO) membawa saya masuk ke rumah 2(dua) lantai yang berisi para analyst dan jago-jago programming (lihat foto). Mereka duduk berhadap-hadapan di meja komputer masing-masing. Wajah-wajah mereka terlihat sangat ceria, dan setelah berdiskusi sebentar saja, jelas menunjukan kepandaian yang sangat luar biasa. Menurut Oka, perputaran uang per bulan-nya di kantor ini sekitar Rp 75 juta s/d Rp 100 juta untuk gaji, listrik dan biaya overhead lainnya. Pendapatan mereka diperoleh dari “Game Programming” dan juga pengembangan berbagai jasa aplikasi di Internet.

Kelompok alumni ITB ini menjadi sebuah unit usaha sejak tanggal 10 Mei 2008, didirikan oleh sejumlah alumni Teknik Informatika ITB, dengan visi untuk menjadi perusahaan IT terkemuka di dunia. Setelah berdiskusi dan berdialog dengan mereka, saya baru tahu, bahwa mereka-lah ternyata, team industri kreatif yang telah menghasilkan karya-karya yang sangat luar biasa berikut :

  • Pembuat Game Nusantara Online yang baru saja diluncurkan versi beta-nya pada tanggal 13 April 2010. Game dengan latar belakang sejarah kuno Indonesia ini siap untuk dimainkan oleh ribuan orang secara online. Game ini telah berhasil meraih juara pertama Kontes Game Edukasi Indonesia yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2007, dan juga meraih tiga besar dalam Indonesian Information and Communication Technology Award yang diselenggarakan oleh Departemen Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia pada tahun 2007. Game ini dikembangkan menggunakan ”Angel”, game engine pertama karya putra-putri Indonesia.
  • Team inilah yang telah berhasil membuat Portal terintegrasi tentang Budaya dan Sejarah Nusantara. Silahkan kunjungi link berikut yang sangat kaya dengan informasi dan ulasan tentang Indonesia. Banyak sekali tulisan-tulisan yang sengat menarik di portal ini, misalnya Apakah agama yang dianut pada zaman Majapahit ?, Kenapa di setiap kota ada alun-alun ? Apakah isi dan bagaimana bentuk visualisasi Amanat Galunggung (atau Kropak 632 – lihat foto) yang sangat terkenal tersebut ? dan sangat banyak lagi.
  • Team Sangkuriang studio juga telah berhasil meraih posisi finalis dunia untuk lomba Microsoft Imagine Cup di Seoul, Korea Selatan tahun 2007 dengan karya ”ABC” atau ”Aksara”. Inilah sistem terintegrasi untuk membantu pemberantasan buta aksara dengan cara mengajarkan masyarakat buta aksara untuk belajar menulis, membaca, dan menghitung tanpa bantuan tutor manusia.  Sebuah paket ABC terdiri atas sebuah software ABC, sebuah komputer dan monitor, beserta 12 writing tablet dan 12 earphone + microphone. Sebuah paket tersebut dapat dipasang di sebuah kelas yang berisi hingga 12 orang buta aksara, dan semuanya dapat bersama-sama belajar menulis, membaca, dan menghitung dengan alat writing tablet, earphone dan microphone-nya masing-masing.

Berikut ini team lengkap para ahli dan spesialis di Sangkuriang Studio:

Para Direksi (namun masih tetap menjadi engineer):
-        
M. Oka Octamanullah Sugandi (IF03
-        
Victor Junaidy (IF03)
-        
Riza Ramadan (IF03)
-        
Fajar Juang  Ekaputra(IF03)
-        
Andoko Gunawan (IF03)
-        
Simon Batara (IF03)

Middle Management:
-        
Rudianto (IF04)
-        
Dendy Duta Narendra (IF04)
-        
Fadilla Tourizqua (Ika) (TI04)

Engineer Full Time:
-        
Eko Adi W (IF03)
-        
Tania Krisanty (IF04)

Team ini juga dibantu oleh Engineer Full Time Non ITB: 11 orang dan Engineer paruh waktu para alumni ITB yang cukup banyak, khususnya para alumni IF angkatan 2005, 2006, dan 2007.

Dalam pertemuan pada sore hari tersebut, saya membuat tantangan kepada para engineers di Sangkuriang Studio untuk mempelajari dan memasuki bisnis Special effects atau Computer Generated Imagery (CGI) untuk Film TV ataupun Layar lebar. Contoh-contoh perusahaan dunia yang mendalami bisnis ini antara lain Weta Digital, dan Industrial Light and Magic. Saya berkeyakinan dengan adanya terobosan kemampuan para 3-D game programmers dan para animators, yang terjun ke industri CGI, maka film-film Indonesia akan semakin jauh lebih menarik. Saat ini film-film Indonesia masih sangat terbatas pada film-film Horror dan Cinta yang umumnya ber-teknologi rendah, karena untuk menuangkan kisah-kisah sejarah Indonesia di layar lebar, memerlukan biaya yang sangat mahal. Namun dengan bantuan CGI, biaya ini dapat sangat ditekan, misalnya untuk biaya peperangan kolosal akan relatif sangat mudah dan murah memakai teknologi CGI.

Selamat kepada para alumni ITB, khususnya dari jurusan Informatika yang tergabung di Sangkuriang Studio. Demikian liputan kami.

Salam
Hengki

Portal Karya Nyata Merah Putih : http://www.triharyo.com
Versi Online : http://www.triharyo.com/?pilih=news&aksi=lihat&id=242