Portal Karya Nyata Merah Putih
Rubrik : Pendidikan
2(dua) kegiatan mahasiswa yang membuat optimis, bahwa Indonesia akan lebih maju
Senin, 02 Mei 11 - by : Triharyo Soesilo

Untitled document



Chemical Product Design Competition

Pada awal tahun 2011, para mahasiswa dan pengajar di Teknik Kimia UI merayakan Petrogas Days tahun 2011. Salah satu kegiatan dari Petrogas Days tersebut adalah Kompetisi Disain Produk Kimia atau dalam bahasa Inggris Chemical Product Design Competition . Karena memang sangat menikmati dan selalu ingin memberikan dorongan semangat kepada para calon teknolog bangsa, saya menyempatkan untuk melihat acara final pada tanggal 13 Maret 2011 di kampus UI, sekaligus untuk melihat berbagai karya-karya inovasi yang telah mencapai tingkat final.

Sewaktu melihat karya-karya tersebut, tidak lain hanya decak kagum dan ucapan selamat yang bisa keluar dari mulut saya, kepada para mahasiswa yang menjaga stand. Berikut ini beberapa produk finalis yang kemudian dinilai oleh para juri dari 3M, Danone dan juga dari UI sendiri (lihat foto disamping):

  • Sistem alarm bila ada kebocoran LPG karya ITS
  • Disposable produk yang bisa terurai di alam karya UI
  • Insektisida ramah lingkungan (organik) karya Al Azhar
  • Sistem pemurnian air yang sangat eco-friendly karya UI
  • Obat luka bakar karya ITB
  • Susu dari minyak sawit dengan rasa coklat karya IPB

Para Juri yang juga terdiri dari para professionals terlihat sangat serius melakukan evaluasi dan pertanyaan. Tampak rekan Nanang Untung (TK-77), sebagai Ketua Badan Kejuruan Kimia PII memberikan penghargaan kepada para Juri. Salah satunya adalah Sumantri Widagdo pimpinan 3M alumni ITB dari Teknik Kimia angkatan 1976.

Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional XII (LRPTN)
Pada hari Rabu 26 s/d 28 April 2011, mahasiswa dan para pengajar di Program Studi Teknik Kimia ITB mengadakan Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional yang ke 12. Lomba ini pada tahun 1994 sempat saya inisiasi dengan para pengajar Teknik Kimia ITB. Pada awalnya kami menargetkan lomba Rancang pabrik ini, dilakukan setiap 2(dua) tahun sekali. PT Rekayasa Industri mengambil inisiatif untuk menjadi sponsor utama dengan memberi nama hadiahnya, dengan julukan “Rekayasa Prize”. Para mahasiswa yang menjuarai lomba ini, kemudian secara automatis akan diterima sebagai karyawan PT Rekayasa Industri, bila mereka telah lulus menjadi sarjana. Para perancang-perancang pabrik terbaik PT Rekayasa Industri, adalah juara-juara Lomba ini, sewaktu mereka masih mahasiswa.

Pada awalnya, lomba ini hanya diikuti oleh sekitar 2 (dua) sampai 3 (tiga) kampus di Indonesia dan jumlah karyanya tidak lebih dari 5 (lima) rancangan pabrik setiap lomba. Namun karena untuk tahun ini kebetulan panitia meminta saya untuk memberikan keynote speech tentang energi, sehingga saya sempat mengetahui bahwa untuk LRPTN yang ke-12 kali ini, pesertanya lebih dari 30 kampus dengan 87 karya rancangan. Sebuah pertumbuhan prestasi yang sangat membanggakan. Saya menyempatkan untuk membaca satu per satu secara rinci, karya rancangan-rancangan yang masuk final. Setelah membaca karya-karya tersebut, saya sangat yakin bahwa Inovasi dan pemikiran-pemikiran para mahasiswa tersebut, pasti akan sangat bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Topik untuk tahun ini adalah rancangan-rancangan untuk ketahanan pangan dan energi. Foto dikanan adalah para pemenang tahun ini yang diliput oleh Okezone.

Dalam keynote speech, saya menyampaikan bahwa karier di bidang Rancangan Pabrik adalah sebuah karier yang sangat luar biasa, bagi seorang insinyur Teknik Kimia. Bila saya diminta untuk mengulangi hidup ini, saya akan memilih lagi untuk berkarier di bidang yang sama, yaitu bidang Rancangan Pabrik. 

Saya juga menyampaikan bahwa para calon insinyur Teknik Kimia, akan memasuki zaman-zaman keemasan industrialisasi di Indonesia. Dimana para mahasiswa yang sebagian besar saat ini duduk di Aula timur pada hari itu, akan memimpin dan berada pada garis terdepan pertumbuhan industri yang sangat luar biasa. Saya menunjukan chart-chart berbagai kajian, termasuk dari World Bank, yang mendukung analisa saya. Pada pagi hari itu, saya melihat percikan api semangat tampak mulai berkobar pada mata-mata para mahasiswa yang mengikuti keynote speech tersebut. Doa saya mudah-mudahan bara api yang ada dihati, bisa saya teruskan kepada generasi penerus bangsa. Amien.

Salam
Hengki

Portal Karya Nyata Merah Putih : http://www.triharyo.com
Versi Online : http://www.triharyo.com/?pilih=news&aksi=lihat&id=305